Senin, 17 Juni 2013

AKHIRNYA......

Tetes demi tetes keringat mengucur menahan beban. Jari- jermari yang tak lelah melipat berdoa. Kedua mata yang selalu romusha sampai fajar. Dan bercangkir-cangkir kafein yang selalu setia menemani si penulis. Hati yang sudah kebal dengan penantian. Panas terik selalu kuabaikan. Kesabaran juga selalu duduk manis di bangku tiap pagi.  

Akhirnya, mission passed !!

Akhirnya, terima kasih Tuhan Yesus, terimakasih keluarga, dan terimakasih teman-teman.. I thank you

Akhirnya, siap menuju dunia nyata

Akhirnya, jika ditekuni bisa selesai juga

Akhirnya..... setelah mengandung selama hampir genap 9 bulan, lahir juga kau nak.
Bagusnya kasih nama apa yak? 


Rabu, 05 Juni 2013

Sri

Engkau datang dalam deras hujan pagi hari, menyapu terik bola api
Suaramu menyeruak, urat-urat jemari memeluk erat

Engkaulah pembuat lingkar merah di ufuk timur
Peluhmu bagaikan kilatan embun pagi nan jernih, tangismu seperti sungai warna pelangi

Digendongnya semua rasa sakit, meski engkau harus menelan bumi.
Engkau adalah keteduhan di antara kelemahlembutan
Dibasuhnya kesalahaanku lewat ketulusan tepukan kecil
Teringat saat engkau, rela lapar dan menyisakan roti bundar hanya untukku
Bayangmu selalu datang membelah rindu
selamanya dan selamanya, ibu...

Rabu, 08 Mei 2013

NEW YEAR EVE QUOTE

"Sometimes its feel like so many things in the world we can't control. Earthquakes, floods, reality show. But it's important to remember the thing we can, like forgiveness, second chance and fresh start. Because one thing turn the world from lonely place to beautiful place, is LOVE. Love is hope, love is any form."
(New Year Eve)

Senin, 15 April 2013

Untuk Yang Di Kasihi

sepi, panggil aku sedih...
ratap, panggil aku marah !
pahit, ya panggil aku pahit.

"Terkutuklah hari disaat aku dilahirkan
Kematian itu pahit, tapi hidup sepi jauh lebih pahit"

Mengapa gerangan aku keluar dalam kandungan melihat kedukaan dan kesepian, sehingga hari-hariku berlalu dalam malu?

*terinspirasi dari buku fiksi dan sedikit kisah sahabat

Jumat, 29 Maret 2013

Malam, Kepada Bulan

kaku berdiri, lurus menantang
hening menyapa, mencekik menekan
toleh kanan, hanya angin bergoyang
putar kiri, sepi membisik menyanyi

ini kali malam mendayu tembang, manisku
rembulan renta terbagi dua. satu membeku, sisanya memudar
nur berjalan taburkan rintik gerimis

di tangan ku genggam malam, lelah tiada bintang
aku sendiri, menanti di hitam matamu
bersandar di tepi muram. memeluk sendiri

terasing aku terdiam
porak poranda gigir ruang
ini hidup tunduk di kaki bulan


Rabu, 20 Maret 2013

Liburan Indie**


Aku menari di atas larik pelangi  sesuka hati tanpa pretensi
 Lepaskan irama lara ku curi canda tawa anak kecil
Jauh melesat berdansa bersama bintang dan awan
senyum bermuka gembira hela nafas bahagia

Menikmati pagi sore dan malam* 
Secangkir kopi panas santai tanpa batas*
Lalu Angsa dan Serigala bernyanyi
Maka kembali energi menghampiri

Menikmati pagi sore dan malam
melepas lelah didekap rasa
meneriakan nama-nama binatang
lantang dan menantang 

Menikmati pagi sore dan malam
cuci muka buang ceceran kenang masa silam
Lalu penuhlah perut ranjang sampah
tak ada bagus-bagusnya semua tak masalah

Menikmati pagi sore dan malam
Payung Teduh lirih Berdendang
"untuk perempuan yang sedang di pelukan"
kembali susah pejamkan mata

Tiba-tiba skripsi menyapa tak bisa diabaikan
aku harus lakukan kembali



*terinspirasi oleh lagu Liburan Indie, Endah n Rhesa :)))))

Senin, 18 Maret 2013

Diantara Malam dan Pagi

aku, apakah ini aku?
ibu, engkaukah ibu?
gelap, masakan mati lampu?
ataukah karna telat minum susu?

samar samar memandang
sesekali gunung ikut bergoncang
pelangi meleleh, gulita melingkar
dingin mendekap, beban mengakar

sosoknya hitam, semakin menggelapkan bintang-bintang
ngilu mencengkeram malam
mata berkunang, gelisah resah mendekam

mjolnir telak menghujam batok kepala
keris-keris melesat menembus batas labirin
tank tank tempur beringas menggilas 
ANJIIIING!!!! aku mengumpat kini

tergopoh memikul salib diri
jatuh terjerembab mencium bumi
tergeletak kaku tak bergerak

bisakah cawan ini lalu daripadaku?
oh semesta, kiranya lepaskan ekor-ekor iblis yang menancap kuat kepalaku
teriakkanlah Talitakum*
jamah laraku
usir tangisku





tengah malam, ketika pusing tiba-tiba menyerang, skripsi tertawa girang....
*Talitakum, bahasa  Aram yang berarti bangunlah. kata ini dipakai untuk menyembuhkan orang sakit

Banner Ad